Kamis, 30 Agustus 2018

MEMBANGUN KEMAMPUAN MENCINTAI


Pada mulanya cinta adalah gagasan tentang bagaimana membahagiakan dan menumbuhkan orang lain. Selanjutnya cinta adalah kemauan baik yang menjembatani gagasan itu menuju alam kenyataan. Sisanya adalah kemampuan. Cinta yang hanya berkembang dibatas gagasan dan kemauan baik akan tampak seperti pohon rindang yang tidak berubah.
Bagian cinta yang pertama dan kedua, gagasan dan kemauan baik, biasanya terbentuk dari serangkaian penghayatan akan nilai-nilai luhur kemanusian dan keagamaan tentang kehidupan dan hubungan antar manusia didalamnya, hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan alam. Sedalam apa penghayatan itu dalam diri seorang pecinta sedalam itu pula sumber energi cinta yangada dalam dirinya.
Tapi bagian ketiga dari cinta, kemampuan, memerlukan latihan dan proses pembelajaran. Kalau kita mau memberi, kita harus belajar dan berlatih bagaimana memiliki. Kalau kita mau memperhatikan orang yang kita cintai, kita harus belajar dan berlatih bagaimana bertumbuh sendiri terlebih dahulu. Begitu seterusnya: memberi, memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi mengharuskan kita memiliki kemampuan pribadi untuk melakukan tindakan-tindakan produktif.

BURUNG INI MARAH JIKA SAINGANNYA BERKICAU LEBIH BAGUS

Sumber: HBW.COM

Ternyata tak hanya manusia yang bisa marah-marah. Burung yang hidup di hutan belantara juga bisa marah dan mengamuk jika mendengar suara kicau burung lain. Ini cukup aneh karena mayoritas burung di hutan akan selalu bersahut-sahutan untuk menarik perhatian lawan jenis.
Coba bayangkan, bagaimana jadinya jika burung-burung tadi marah semua dan saling serang. Mungkin kalau hal ini terjadi pada anak muda zaman sekarang, mereka sudah tawuran dan terjadi perkelahian. Namun, karena ini jenis burung, sehingga dapat dipastikan kemarahan mereka tidak pernah jauh dari yang namanya, kicauan.
Dengan kata lain, walau burung-burung di hutan marah karena terpengaruh suara burung lain, mereka tidak akan pernah berkelahi. Maksimal cuma adu suara, siapa yang terbaik untuk mendapatkan pasangan.

BURUNG LYRE, PANDAI MENIRU SUARA DI SEKITARNYA


Lyre merupakan burung endemik di Australia. Meski tidak dijumpai di Indonesia, tidak ada salahnya jika kita mengenal lebih dekat sebagai bagian dari pengayaan khazanah perburungan di jagad ini. Yang membuat burung ini unik adalah kemampuannya dalam menirukan suara burung ataupun suara lingkungan di sekitarnya. Misalnya suara peluit, suara gergaji mesin, suara mobil dan alarm mobil, suara tembakan, suara kamera, suara anjing menggonggong, bayi menangis, bahkan suara manusia.
Burung lyre merupakan salah satu anggota keluarga Menuridae, dengan genus Menura. Ada dua spesies lyre yang ditemukan di Australia, yaitu superb lyrebird (Menura novaehollandiae) dan albert’s lyrebird (Menura alberti).
Superb lyrebird hidup di wilayah tenggara Australia, mulai dari Queensland hingga Tasmania. Habitatnya hutan lembab. Mereka menghabiskan waktunya di permukaan tanah, tetapi di malam hari bertengger pada batang-batang pohon. Sedangkan habitat albert’s lyrebird di hutan hujan dan hutan terbuka basah, di selatan timur Queensland hingga pedalaman Border Ranges dan pesisir barat Ballina.

Rabu, 29 Agustus 2018

TAHU ISTILAH PELAKOR? TAPI TAHUKAH DENGAN TAKHBIB


Rasanya hanya segelintir saja yang tidak tahu dengan istilah pelakor. Kata pelakor sekarang ini seringkali disebut, dari sebelum video viral beredar istilah pelakor atau perebut laki orang telah menjadi trend di tahun 2018 ini. Nama yang tidak nyaman dan stigma negatif menyertai dengan sebutan pelakor. Lalu tahukah kita dengan takhbib? Takhbib itu suatu perbuatan dosa yang kadang tidak disadari pelakunya.
Dalam Syarah Sunan Abu Daud Adzim Abadi (w. 1329 H) menjelaskan, takhbib secara bahasa artinya menipu dan merusak, dengan menyebut-nyebut kejelekan suami di hadapan istrinya atau kebaikan lelaki lain di depan wanita itu. (Aunul Ma’bud, 6/159).
Dari pengertian tersebut, takhbib dapat dikategorikan sebagai perbuatan yang menyebabkan perceraian dan kerusakan rumah tangga. Karena kehadirannya, membuat seorang wanita menjadi benci suaminya dan meminta untuk berpisah dari suaminya.
Di bagian lain, beliau juga menyebutkan, “Siapa yang melakukan takhbib terhadap istri seseorang” maknanya adalah siapa yang menipu wanita itu, merusak keluarganya atau memotivasinya agar cerai dengan suaminya, agar dia bisa menikah dengannya atau menikah dengan lelaki lain atau cara yang lainnya. (Aunul Ma’bud, 14/52).

FAKTANYA MELAMUN TIDAK ADA SALAHNYA, INI MANFAATNYA BUAT KESEHATAN

Sumber: Doktersehat.com/Iqomatulhaq

Suka bermimpi dan melamun? Mungkin beberapa orang menganggap kegiatan melamun adalah hal yang tidak baik dan hanya membuang waktu. Faktanya kegiatan ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Terutama yang berhubungan dengan kesehatan mental seseorang. Well, jika kamu termasuk salah satu orang yang gemar melamun. Selamat, kamu termasuk orang yang beruntung.  Berikut ini adalah manfaat yang kamu peroleh dari melamun dan bermimpi. Ingin tahu? simak penjelasannya di bawah ini.
Membantu Menjaga Ingatan
Percaya atau tidak ternyata melamun dapat menjaga daya ingat. Kamu akan lebih mudah untuk mengingat hal yang telah berlalu. Hal ini didukung dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh sebuah Universitas di Amerika Serikat. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa seseorang yang gemar melamun lebih mudah mengingat daripada yang tidak pernah melamun.

BURUNG-BURUNG ‘ELANG API’ DENGAN SENGAJA BAKAR HUTAN DI AUSTRALIA


Sebuah studi baru mengungkapkan fakta menarik soal kebakaran hutan yang sering terjadi di Australia. Penelitian tersebut mengatakan kebakaran di negara Kangguru itu tidak hanya disebabkan oleh gelombang panas, petir, ataupun manusia, melainkan burung pemangsa.
Sebenarnya perilaku burung pemangsa ini sudah lama diketahui oleh penduduk asli Australia, orang Aborigin. Namun, para peneliti menganggap perilaku tersebut tidak ada.  Sampai akhirnya, sebuah studi yang dipublikasi di Journal of Ethnobiology, Desember 2017, membuktikan bahwa ternyata ada burung pemangsa yang suka membakar hutan.
Ada tiga jenis burung pemangsa yang ternyata memiliki perilaku arsonis (suka membakar suatu barang), yaitu Black Kite (Milvus migrans), Whistling Kite (Haliastur sphrenurus), dan Brown Falcon (Falco bergora). Para peneliti lalu menyebut ketiganya sebagai firehawk raptors.

Rabu, 22 Agustus 2018

PENELITIAN: KURANG TIDUR BERAKIBAT KEMATIAN DINI

Ilustrasi kurang tidur sumber: eramuslim.com
Tidur adalah kebutuhan penting bagi manusia. Setelah lelah melakukan segudang aktivitas seharian, maka tidur menjadi semacam alat ‘charge’ untuk memulihkan kembali kondisi tubuh. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa kekurangan tidur bisa berakibat pada kematian dini. Wah?
Berdasarkan temuan yang dipresentasikan dalam Journal of American Heart Association ini berdasarkan penelitian pada 1.344 orang dewasa yang dipilih secara acak untuk studi tidur di Pennsylvania. Usia rata-rata peserta adalah 49 tahun dan 42 persen peserta penelitian adalah laki-laki.
Mereka direkrut untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan menghabiskan satu malam di laboratorium tidur.  Lebih dari 39 persen peserta penelitian ditemukan memiliki setidaknya tiga faktor risiko penyakit jantung, yang bila digabungkan bersama maka dikenal sebagai sindrom metabolik.

HASIL PENELITIAN: SUAMI TERBAIK ADALAH PRIA BERJENGGOT


Beruntunglah Anda para wanita dengan suami yang memilih memelihara jenggot. Sebab, menurut studi yang dipublikasikan oleh Journal of Evolutionary Biology, diketuai oleh Barnaby Dixson, pria berjenggot lebih setia dalam menjaga komitmen ketimbang pria yang tidak berjenggot.
Studi mengungkapkan alasan berlandaskan logika selama waktu eksperimen berlangsung.  Hasilnya, pria berjenggot memiliki karakter maskulin dan feminin yang proporsional.Ternyata, dua karakter pria tersebut membuat banyak wanita jatuh hati dan terpikat.
Sebab, menurut sebagian besar responden wanita, mereka tidak suka memiliki pasangan yang terlalu feminin atau terlalu maskulin.  Selain itu, jenggot mengindikasikan testosteron dan itu merepresentasikan kejantanan pria yang tangguh sehingga membuat banyak wanita tergila-gila.
Lalu, bagaimana dengan pria yang tidak berjenggot dan lebih nyaman dengan wajah tanpa ditutupi oleh rambut tebal?

PELAJARAN CINTA


Memang tidak mudah. Sebab tidak karena kamu mencintai, lalu hendak memberi, atau kamu menebar pesona kematanganmu melalui itu, maka cintamu berbalas. Fakta itu mungkin pahit. Tapi begitulah adanya: kadang-kadang kamu harus belajar menepuk angin, bukan tangan lain yang melahirkan suara cinta.
Sebabnya sederhana saja. Cinta itu banyak macamnya. Ada cinta misi: cinta yang memang kita rencanakan sejak awal. Cinta ini lahir dari misi yang suci, didorong oleh emosi kebijakan dan didukung dengan kemampuan memberi. Misalnya cinta para Nabi kepada umatnya, atau guru kepada muridnya, atau pemimpin pada rakyatnya, atau ibu kepada anaknya. Jiwamu dan jiwa orang yang kamu cintai tidak mesti bersatu. Cinta ini sering tidak berbalas. Bahkan sering berkembang jadi permusuhan. Lihatlah bagaimana nabi-nabi itu dimusuhi umatnya, atau pemimpin yang baik dibunuh rakyatnya, atau guru yang dilupakan murid-muridnya.

MENGAPA KUCING SELALU BISA TEMUKAN JALAN PULANG KE RUMAH?

Ilustrasi Kucing Sumber: Winnetnews.com
Tentu banyak dari kita sering mendengar kisah kucing-kucing yang dibuang jauh dari rumah masih bisa kembali keesokan harinya. Meski banyak yang mengatakan ini ada kaitannya dengan hal-hal gaib, ternyata ada penelitian yang bisa menjelaskan fenomena tersebut.
Salah satu kisah kucing kembali pulang ke rumah dialami oleh keluarga Hicks dari Australia. Pada tahun 1978, kucing persia bernama Howie tertinggal saat keluarga Hicks berlibur.
Namun, 12 bulan kemudian, Howie muncul di rumah keluarga Hicks. Dari tempat mereka berlibur hingga ke rumah mereka, Howie ditaksir berjalan sejauh 1.609 kilometer melewati daratan gersang Australia yang terkenal berbahaya. Bagaimana Howie bisa melakukan hal itu?

Sabtu, 18 Agustus 2018

ATURAN BARU KLHK TEMPATKAN BURUNG SEBAGAI JENIS SATWA YANG PALING BANYAK DILINDUNGI


Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah resmi mencabut dan menyatakan Lampiran Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa tidak berlaku. Lampiran tersebut kemudian digantikan dengan Peraturan Menteri LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Penetapan Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
Dalam lampiran terbaru, terdapat perubahan status dari jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi menjadi tidak dilindungi dan sebaliknya, setelah mendapat rekomendasi dari LIPI sebagai otoritas keilmuan.
Berdasarkan lampiran tersebut, burung adalah jenis satwa yang paling banyak masuk dalam daftar dilindungi. Sebanyak 562 jenis burung masuk dalam daftar tersebut atau sekitar 31,73% dari total 1771 jenis burung yang ada di Indonesia—dalam daftar jenis sebelumnya hanya 437 jenis burung saja yang berstatus dilindungi.

BUKAN HANYA MANUSIA, BURUNG JUGA PANDAI MENGUPING


Burung memiliki kemampuan yang sangat baik dalam “menguping” atau mendengarkan isyarat panggilan 'alarm' dari burung-burung lainnya. Bahkan mereka juga belajar mengenai apa yang terjadi tanpa melihat kawanannya atau predator terlebih dahulu.
Andy Radford, seorang professor dari University of Bristol yang mempelajari perilaku ekologi menyebutkan, masing-masing spesies burung memiliki bahasanya sendiri. Seperti halnya bahasa yang digunakan manusia, terdapat beberapa jenis bahasa yang memiliki kemiripan, namun ada pula yang akan sangat berbeda, meskipun pada dasarnya mengandung makna yang serupa.
Selain memiliki bahasa sendiri, kelompok burung ini juga menangkap bahasa dari spesies lain, khususnya mereka belajar untuk mendeteksi bahaya dengan menguping panggilan 'alarm' dari burung-burung lainnya.
Radford dan rekannya mencoba mempelajari bagaimana proses belajar yang terjadi pada burung dengan melakukan eksperimen terhadap jenis burung Fairy Wren (Cikrak Peri Agung), salah satu burung yang khas dari Australia bagian Tenggara.

Sabtu, 04 Agustus 2018

PEMAKNAAN WAKTU


Setiap kali ada pergantian tahun seperti sekarang, saya selalu membangunkan kembali kesadaran saya tentang waktu dan cara merasakannya. Cara setiap orang merasakan waktu berbeda karena “satuan waktu” yang mereka gunakan juga berbeda. Itu lahir dari falsafah hidup yang juga berbeda. Jika kita memaknai hidup sebagai pertanggungjawaban, maka waktu adalah masa kerja. Waktu adalah kehidupan itu sendiri.
Orang-orang beriman membagi waktu – seperti juga hidup – ke dalam waktu dunia dan waktu akhirat. Itu 2 sistem waktu yang sama sekali berbeda. Waktu dunia adalah waktu kerja. Waktu akhirat adalah waktu pertanggungjawaban dan pembalasan atas nilai waktu kerja di dunia. Waktu kerja di dunia mengharuskan kita memaknai setiap satuan waktu sebagai satuan kerja. 1 unit waktu harus sama dengan 1 unit amal. Persamaan itu, 1 unit waktu sama dengan 1 unit kerja, membuat hidup kita jadi padat sepadat-padatnya, nilai waktu terletak pada isinya, kerja!

INDUK BEBEK MERGANSER ASUH 76 ANAK


Pemandangan tak biasa terekam kamera fotografer satwa liar Cameron Cizek di Danau Bemidji, Minnesota. Dalam video yang diunggahnya, teelihat seekor induk bebek merganser diikuti oleh 76 anak itik. Hal ini menimbulkan pertanyaan, dari mana bebek tersebut mendapatkan seluruh anakan tersebut?
Menurut Steve Cordts, seorang staf spesialis burung air di Departemen Sumber Daya Alam Minnesota, lusinan anak itik tersebut bukan seluruhnya milik induk itu. Ia memperolehnya dari banyak induk di danau yang membentuk kelompok, disebut creche. Banyak faktor yang berkontribusi pada ukuran crèche ini, kata Dave Rave, seorang manajer satwa liar dan rekan Cordts. Salah satunya adalah pencairan salju belakangan di danau. Menunggu Cuaca Hal itu memaksa induk-induk itik bersarang dan menunggu waktu yang sama agar bisa bertelur. Mereka mempertimbangkan keadaan cuaca. Untuk diketahui, cuaca yang ringan meningkatkan peluang telur-telur itu menetas. "Satu hal yang mengejutkan saya tentang creche khusus ini adalah bahwa semua anak itik masih muda, dan mereka hampir seumuran," kata Rave dikutip dari National Geographic, Jumat (27/07/2018). "Saya telah melihat beberapa crèche di mana anak bebek memiliki beberapa tingkat usia yang berbeda," sambungnya.

GEJOLAK DIBALIK BILIK


Bahkan ketika kamu memiliki semua pesona fisik, jiwa, akal dan ruh, cintamu bukan saja mungkin tertolak dan kamu terluka di bawah hukum keserasaan dan keserasian.
Lebih dari itu, kamu juga tidak bebas dari problematika kehidupan cinta dan asmara seperti yang dialami orang orang biasa.
Dalam terminologi batin kehidupan, sebenarnya kita semua hanya orang-orang biasa, memiliki rasa orang-orang biasa, dan menghadapi persoalan cinta yang juga dialami orang-orang biasa.
Bahkan ketika sang kekasih setara dengan kamu pada pesona fisik, jiwa, akal dan ruhnya, itu juga bukan sebuah sertifikat bebas perkara kehidupan, yang dapat kamu tempel pada dinding kesadaranmu.