Senin, 25 Januari 2021

EKOLOGI BERBIAK PERGAM KEPALA-KELABU (DUCULA RADIATA)

 

Pergam kepala kelabu (Ducula radiata) merupakan jenis burung endemik sulawesi, dan hanya dijumpai terbatas di daratan utama, pada kawasan hutan primer dan hutan sekunder tua di dataran rendah dan dataran tinggi, yang tersebar dari ketinggian dari 200 -2400 mpdl.  Tetapi lebih sering dijumpai pada dataran tinggi.  Jenis ini tidak umum terlihat.  Sering dijumpai pada vegetasi hutan rapat dan kadang pada tempat terbuka dekat hutan.  Umumnya soliter atau berpasangan.  Merupakan salah satu jenis Columbidae yang jarang diketahui, termasuk juga data berbiaknya, karena jarang dilakukan penelitian dan survei terhadap jenis ini.

Selasa, 19 Januari 2021

TIDUR SIANG, SUNNAH RASULULLAH SAW YANG DIPRAKTIKKAN BARAT

 

Dalam kehidupan di pesantren dikenal ada tradisi qailulah, yaitu tidur sekejap di siang hari. Tradisi ini umumnya merujuk kepada hadits Nabi SAW:

قيلوا فإن الشياطين لا تقيل “Tidurlah qailulah (tidur siang) karena setan tidaklah mengambil tidur siang.” (HR Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb 1: 12; Akhbar Ashbahan, 1: 195, 353; 2: 69) .

Ash-shanani dalam Subul al-Salam mengartikan qailullah istirahat di tengah hari, bahkan sekalipun tidak sambil tiduran. Para ahli fiqih berbeda pendapat dalam menentukan waktu siang yang dimaksudkan untuk tidur siang, ada yang mengatakan sebelum waktu Zhuhur dan ada yang berpendapat setelah masuk waktu Zhuhur.  Jika ditelusuri sabda Rasulullah di atas merujuk kepada firman Allah SWT dalam ar-Ruum: 23 tentang keberkahan melakukan tidur di tengah hari: 

وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ "

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan."