Sabtu, 21 Juli 2018

PENELITI: MANUSIA BIKIN MAMALIA JADI NOCTURNAL


Tim peneliti dari Universitas California Berkeley, Amerika Serikat, sampai di kesimpulan bahwa mamalia 'dalam perjalanan' menuju hewan nokturnal. Seperti apa penjelasannya?
Dikutip dari The Independent, Minggu (17/6/2018), tim peneliti yang dipimpin oleh Kaitlyn Gaynor sampai di kesimpulan itu setelah menganalisis sekitar 80 penelitian dari 6 benua yang memonitor aktivitas dari sejumlah mamalia menggunakan GPS dan kamera yang diaktifkan oleh gerakan.
Data ini digunakan untuk menilai tingkah laku mamalia di malam hari selama dengan parameter gangguan manusia rendah dan tinggi.

Sejauh ini mamalia yang dimaksud antara lain rusa, harimau, dan beruang. Mereka terpantau banyak beraktivitas di malam hari dibanding siang.
Peneliti menyebut saat ini kegiatan manusia mencakup 75% yang terjadi di tanah. Mamalia yang tak bisa muncul pada siang hari, terpaksa hanya bisa keluar di malam hari.
Aktivitas manusia yang secara terang-terangan 'mengganggu' mamalia di antaranya mendaki dan berburu. Selain itu yang lebih berdampak adalah seperti pertanian dan pembangunan jalan.
Secara keseluruhan, tim peneliti menyimpulkan bahwa berang-berang sampai harimau terlihat ada peningkatan perilaku nokturnal ketika manusia tinggal atau beraktivitas di sekitarnya.
Tim peneliti juga menyatakan keprihatinannya dengan perubahan kebiasaan ini. Apalagi ketika hewan-hewan itu adalah hewan 'kunci' di habitat, maka akan berefek kepada seluruh ekosistem.
"Mereka beradaptasi untuk melakukan aktivitas di siang hari, seperti mencari makan, kawin, dan sebagainya. Dan jika mereka dipaksa melakukan itu di malam hari, mereka tidak akan sebagus melakukannya pada siang hari," ujar ahli ekologi Radboud University Nijmegen, Ana Benitez- Lopez, yang tak terlibat dalam penelitian, kepada The Independent.
(rna/jor)/ Rina Atriana
Sumber: https://news.detik.com/internasional/d-4071097/peneliti-manusia-bikin-mamalia-jadi-nokturnal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar