Rabu, 13 Agustus 2014

MENGENAL KATAK SURINAME



Katak Suriname atau yang biasa disebut dengan pipa-pipa adalah bangsa amphibi dari kelas pipidae. Habitatnya hampir sama dengan habitat katak kebanyakan, yakni disekitar rawa-rawa atau kolam dengan air tenang. Katak suriname, sesuai namanya, banyak ditemukan di negara Suriname dan negara lainnya di Amerika Selatan.
Bagi mata awam, sekilas bentuk katak suriname terlihat seperti selembar daun. Ini dikarenakan bentuk tubuhnya yang pipih dan dibalut warna coklat tua, mirip daun mati. Bentuk tubuh sedemikian membantu katak suriname melakukan kamuflase untuk menyergap mangsanya.
Selain bentuknya yang unik, katak Suriname juga memiliki cara reproduksi yang cukup asing untuk ukuran bangsa katak. Jika musim kawin tiba, biasanya katak suriname jantan akan membuat suara “klik” yang tajam untuk menarik sang betina.
Saat sepasang katak suriname kawin, sang jantan akan hinggap diatas tubuh sang betina. Saat itu mereka akan berlompat-lompat didalam air. Setiap lompatannya, sang betina akan mengeluarkan 60 sampai 100 butir telur yang langsung dibuahi oleh pejantannya.


Telur yang sudah dibuahi tersebut, dengan gerakan sang jantan, diletakkan diatas punggung betina. Kumpulan telur-telur tadi nantinya secara perlahan akan masuk ke “kantong khusus” yang disiapkan sang induk agar anak-anak mereka dapat tumbuh dengan aman.


Telur yang sudah tersimpan dibawah kulit induknya ini akan menetas dengan aman dan jauh dari gangguan predator. Berudu katak surnimae akan terus tinggal dalam tubuh induknya sampai bentuk tubuhnya sempurna seperti katak dewasa. Jika saat itu tiba mereka akan keluar dari lubang-lubang kecil punggung induknya.


Walau tampak menjijikkan, keunikan dari proses reproduksi katak suriname sesungguhnya adalah contoh kecil betapa sempurnanya ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. [eza/wikipedia/Islampos]

1 komentar: