Jumat, 05 Oktober 2012

BEBERAPA PRODUK TUMBUHAN MONOKOTIL (BAMBU)


Bambu ialah kumpulan bagi rumput-rumputan berbentuk pohon kayu atau perdu yang melengkung,  dengan batang-batangnya yang biasanya tegak, kadang-kadang menanjak, mengayu dan bercabang-cabang, dapat mencapai umur panjang dan pada lazimnya mati tanpa bunga.  Batang bambu terdiri dari buku dan ruas.  Pada salah satu sisi buku, muncul cabang yang beruas-ruas dan di antara ruas cabang yang satu dengan yang lainnya dihubungkan oleh buku cabang.  Pada salah satu buku cabang muncul ranting, demikian seterusnya sehingga tanaman bambu merupakan tegakan rumpun dengan batang-batang tegak, bagian ujung batang melengkung dan kiri-kanan muncul cabang pada buku berselang-seling yang dipenuhi oleh ranting dan daun.
Sejak jaman dahulu bambu sudah dikenal sebagai tumbuhan serbaguna bahkan oleh bangsa kita, batang pohon bambu dipakai sebagai simbol senjata dalam meraih kemerdekaan dari tangan penjajah.  Pohon yang termasuk suku Graminea ini merupakan tanaman yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia karena tanaman ini sudah menyebar di seluruh kawasan nusantara.
       Di pedesaan seringkali dijumpai tanaman bambu rakyat yang ditanam di lahan-lahan tertentu seperti di pekarangan, di tepi sungai, tepi jurang atau pada batas-batas kepemilikan lahan.  Ciri-ciri rumah di pedesaan yang bahan bangunannya didominasi oleh bambu, menandakan bahwa bambu sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa, demikian juga dengan peralatan rumah tangga yang mereka pakai tidak terlepas dari hasil modifikasi bambu yang diraut sedemikian rupa sehingga berguna untuk peralatan rumah tangga sehari-hari. Masyarakat juga memanfaatkan rebung bambu.  Rebung adalah tunas atau batang-batang bambu yang masih muda yang muncul dari permukaan dasar rumpun, tumbuh dan berkembang membentuk kerucut yang merupakan bentuk awal  dari perkembangan batang.  Rebung ini biasanya dipanen untuk dikonsumsi menjadi bahan makanan misalnya untuk dibuat sayur sebagai teman nasi.
Penyebaran dan tempat tumbuh
Bambu termasuk keluarga rumput-rumputan dan merupakan tumbuhan paling besar di dunia dalam keluarga ini.  Ada lebih dari 1200 spesies bambu dan kebanyakan terdapat di Asia.  Dari sekitar 75 genus terdiri dari 1.500 spesies bambu di seluruh dunia, 10 genus atau 125 jenis di antaranya terdapat di Indonesia.  Berdasarkan sistem percabangan rimpang, genus-genus bambu tersebut dikelompokkan menjadi dua bagian.  Pertama, genus yang berakar rimpang dan tumbuh secara simpodial, termasuk di dalamnya genus Bambusa, Dendrocalamus, Gigantochloa, dan Schizostachyum.  Kedua, genus berakar rimpang dan tumbuh secara monopodial (horizontal) dan bercabang secara lateral sehingga menghasilkan rumpun tersebar, di antaranya genus Arundinaria.
Bambu dapat tumbuh di daerah tropis, sub tropis dan daerah beriklim sedang, dari dataran rendah sampai ketinggian tertentu.  Tanaman ini tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian sedang di daerah tropis, hidup liar, dibudidayakan atau tumbuh di habitat yang sangat bervariasi
Budidaya Tanaman Bambu
Terdapat dua cara pengembangbiakan tanaman bambu yang dikenal yaitu cara generatif dan vegetatif.  Dibandingkan tanaman yang dilakukan secara vegetatif, tanaman yang berasal dari benih/biji (generatif) membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai ukuran normal.  Cara yang umum dilakukan dalam pengembangbiakan vegetatif adalah dengan stek batang, stek cabang dan stek rhizom.  Ketiga cara ini biasanya dicocokkan lagi dengan jenis bambu yang akan ditanam.
Di Pulau Jawa, jarang menggunakan stek, tetapi lebih banyak menggunakan potongan-potongan akar (Rhizom), jenis bambu yang banyak berhasil diterapkan dengan cara ini misalnya adalah: Bambusa bambus, Bambusa spinosa, dan Bambosa vulgaris.
Pemeliharaan
Tanaman bambu yang dibudidayakan perlu juga pemeliharaan.  Pemeliharaan bambu dapat dibagi dua tahap yaitu tahap sebelum mencapai perumpunan normal, dan tahap setelah perumpunan normal.  Tahap pertama meliputi penyiangan dan penggemburan tanah sekitar tanaman, dan pemeliharaan tahap kedua yaitu melakukan pemangkasan cabang bawah sekitar 2–3 meter serta penimbunan dasar rumpun dengan tanah.
Meskipun tanaman bambu memerlukan pemeliharaan namun dalam pelaksanaannya tidak begitu intensif, sehingga tidak merepotkan pemiliknya.  Tindakan pemeliharaan tanaman bambu antara lain pemangkasan, penyiangan, pembumbungan dan pemupukan.  Sama halnya dengan tanaman lain, bambu juga perlu diberi pupuk.  Selain mempercepat pertumbuhan, pemupukan juga berguna untuk meningkatkan jumlah batang dan rebung.  Pupuk yang digunakan tanaman bambu adalah 15-15-15 NPK, Urea, TSP dan KCl.  Dosis pupuk yang digunakan belum ada ketentuan yang pasti karena berapapun pupuk yang diberikan pasti diserap tanaman bambu.
Tanaman bambu tergolong tumbuhan yang banyak menyerap unsur hara, sedangkan unsur hara yang dikembalikan  ke tanah relatif kecil.  Pemupukan dengan menggunakan 15-15-15 NPK (masing-masing 100, 100, 100, kg/ha) dapat meningkatkan hasil buluh dan rebung.  Pemupukan dilakukan pada awal dan akhir musim hujan.
Pemanenan dan Pascapanen
Dalam pemanenan bambu, hal penting yang harus diperhatikan  yaitu waktu tebang yang tepat.  Maksudnya adalah batang bambu yang ditebang sudah cukup tua.  Misalnya bambu yang digunakan untuk barang kerajinan sebaiknya diambil setelah berumur tiga tahun.  Bila bambu yang diambil terlalu muda, maka kurang baik hasilnya.  Adapun musim yang tepat untuk pemanenan bambu adalah pada awal musim kemarau atau diakhir musim penghujan.  Pada waktu pemanenan sebaiknya pada awal atau saat musim kemarau.
Dalam pemanenan bambu, kita mengenal dua cara penebangan yaitu tebang pilih dan tebang habis.  Cara tebang pilih yakni memilih buluh yang sudah tua saja dengan tebangan berkisar 25–50 % buluh yang cukup tua per-rumpun.  Setelah 1–2 tahun, penebangan berikutnya kembali dilakukan.  Kelemahan dari cara ini yaitu memakan waktu lebih lama dan juga membutuhkan keahlian khusus dalam pengerjaannya.  Alternatif lain adalah sistem tebang habis yang memang dirasakan lebih menguntungkan.  Namun, cara ini kelemahannnya lebih banyak lagi.  Rumpun yang sudah ditebang tidak dapat menghasilkan rebung atau menghasilkan rebung yang berukuran lebih kecil dari ukuran normal, sementara produk batangan bambu ikut terhenti.
Setelah pemanenan, proses selanjutnya ialah pengawetan.  Perlu tidaknya suatu pengawetan tergantung pada kebutuhan pemakaian bambu tersebut.  Jika bambu yang dipakai sekedar hanya untuk membuat sumpit atau tusuk sate saja, rasanya tidak begitu perlu diadakan proses pengawetan.  Tapi jika bambu akan digunakan sebagai bahan bangunan, sudah barang tentu pengawetan perlu dilakukan agar bambu yang dipakai bisa lebih tahan lama.
Nandika & Tapa Darma (1994) mengklasifikasikan macam cara dan metode dalam dua  metode yaitu: pengawetan bambu  tanpa bahan kimia dan pengawetan bambu dengan bahan kimia.  Metode pengawetan tanpa bahan kimia (metode tradisional)  dipandang cocok digunakan dalam pengawetan bambu.  Ini disebabkan karena mudah pelaksanaannya, ekonomis, serta bersahabat dengan lingkungan meskipun beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tersebut hanya efektif terhadap serangan bubuk kering.  Sedangkan metode dengan bahan kimia yang umum dilakukan adalah metode merendam, dengan bahan pengawet yang biasa digunakan untuk  wolmanit CB, TCB, ACC atau asam borak.
Manfaat Bambu
Bambu merupakan tanaman yang memiliki manfaat sangat penting bagi kehidupan.  Semua bagian tanaman mulai dari akar, batang, daun, kelopak, bahkan rebungnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.  Manfaat tanaman serbaguna ini sangat beragam.  Setidaknya ada 600 jenis barang kebutuhan manusia berbahan baku bambu.  Dalam kehidupan sehari-hari, perabot berbahan baku bambu mudah dijumpai, di antaranya, meja, kursi, tusuk gigi, tatakan gelas, tudung saji, tempat buah, tas, tirai, tikar hingga sandal.
Pemanfaatan bambu dalam masyarakat dapat dikelompokkan sebagai berikut:
a.  Kebudayaan (meriam bambu, kentongan, obor)
b. Konservasi (pencegah longsor, pemecah angin)
c.  Kebutuhan sehari-hari (keranjang, tusuk sate)
d. Konstruksi (Tiang, pagar, lantai, dinding)
e.  Kerajinan (bahan ukiran, anyaman)
f.  Alat musik (suling, kulintang)
g.  Industri kecil (skala rumah tangga, skala kecil)
h.  Industri besar (pulp dan kertas)
i.   Tanaman hias
j.    Bahan bakar (arang)
Pemanfaatan jenis-jenis bambu untuk berbagai keperluan dapat dilihat pada tabel berikut:
Jenis Bambu
Kesesuaian Penggunaan
Mebel
Kertas
Sumpit
Papan Serat
Konstruksi
Papan Partikel
Sayur
Ampel
-
-
-
-
Apus
-
-
Ater
Betung
-
-
-
-
Duri
-
-
-
Hitam
-
-

Bambu Sebagai Bahan Konstruksi
Bambu merupakan salah satu bahan bangunan yang tertua yang digunakan manusia tropik.  Bambu juga merupakan bahan bangunan yang sangat terkenal di Indonesia khususnya bagi masyarakat pedesaan.  Hal ini disebabkan karena bambu mudah diperoleh, harganya relatif murah dan secara teknis relatif mudah dikerjakan oleh tenaga kurang terampil.  Selain itu bambu juga memiliki sifat kuat tarik yang cukup besar dan cukup elastis sehingga cocok untuk digunakan sebagai tulangan alternatif untuk daerah pedalaman bila tulangan besi tidak tersedia atau harganya sangat mahal.
Batang bambu dapat digunakan sebagai bahan konstruksi untuk pembangunan rumah, gedung, jembatan, dan lain-lain.  Pemanfaatannya antara lain dalam bentuk dinding, rangka kuda-kuda, tiang, kasau alias kaso, lantai, pintu, kusen jendela, dan juga atap atau langit-langit.  Belakangan muncul gagasan tentang penggunaan bambu sebagai alternatif tulangan atau kerangka pada beton untuk menggantikan besi baja.  Hal ini didorong oleh suatu hasil pengujian tentang sifat mekanis bambu di Indonesia yang menyatakan bahwa bambu memiliki nilai kekuatan tarik (tegangan patah untuk tarikan) sebesar 1.000 sampai 4.000 kg/cm2 yang setara dengan besi baja berkualitas sedang.  Besarnya nilai kekuatan tarik dari bambu merupakan pilihan alternatif, karena bambu mempunyai potensi yang tinggi, murah, kuat, dan kemampuan seperti besi baja sebagai tulangan beton.
Produktifitas Bambu
Produktivitas Thyrsostachys siamensis di Thailand rata-rata 1500 buluh/ha pertahun. Produksi bambu ini pada tahun panen raya 3 x pada panenan biasa yakni 3 – 5 ton/h.  Produktivitas Bambusa bambos 5000 – 8000 buluh/ha/tahun, 24,7 ton/tahun pada saat panenan raya atau 5 -8 ton/ha pada panenan biasa per tahun.  Di Filipina Bambusa bluncana memproduksi 960 – 16000 buluh/ha/tahun.  Di India Bambusa bambos rata-rata 32 t/ha/thn.  Hasil rebung Dendrocalamus asper pada tahun 1984 di Thailand sekitar 38.000 ton/ha.  Di Indonesia, produksi batang mencapai 43,4 ton/ha dengan rotasi 2 tahun.
Pemasaran Bambu
Mengingat kebutuhan akan bambu cukup tinggi, pamasaran dan pengusahaan bambu tentunya memiliki prospek yang baik.  Jenis pemasaran bambu dapat dibagi dalam bentuk yang masih gelondongan, kerajinan tangan, mebel, bahan makanan (rebung) sumpit, tanaman hias dan lain-lain.  Selain untuk dipasarkan di dalam negeri, Indonesia juga mengekspor komoditas ini ke berbagai negara.  Dalam kurun waktu lima tahun antara tahun 1992-1997, negara yang menjadi tujuan pasar atau ekspor bambu adalah Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Singapore, Arab Saudi, Amerika Serikat dan beberapa negara besar di belahan Eropa misalnya Inggris, Belanda, Prancis, Jerman, Belgia, Austria, Denmark, Italy, Spanyol dan Rusia.
(Dari Berbagai Sumber)
Pertemuan Ketiga, Kuliah hasil Hutan Bukan Kayu 

56 komentar:

  1. STEVI PEMBA
    L 131 10 388

    pak saya mau bertanya,
    jenis bambu apa yang paling banyak populasinya di indonesia??
    serta apakah bambu masi satu family dengan rotan??

    BalasHapus
  2. ass..
    nama faizan dg malindu
    stambuk L 131 10 361
    pertaanyaan saya, mengapa tumbuhan bambu di kategorikan sebagai tumbuhan monokotil?
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ambo Elli
      L 131 11 299
      Di sebut monokotil karena bambu tidak memiliki kambium dan tidak bercabang bambu tersebut memiliki akar serabut berbeda dengan tumbuhan dikotil, mungkin hanya ini yg bisa saya jawab. Trimakasih

      Hapus
  3. razak
    l 131 11 318
    kepada faizan, _ karna bambu tidak mempunyai kambium,, sehingga bambu itu di kategorikan sebagai tumbuhan monokotil, yg menyebabkan batang bambu tidak dapat besar,

    BalasHapus
  4. razak
    l 131 11 318
    faizan _ karna tumbuhan bambu tdk mempunyai kambium yg menyebabkan batang bambu itu tdk membesar, shingga bambu dpat di kategorikan sebagai tumbuhan monokotil.

    BalasHapus
  5. sumarni
    L 131 11 259

    mengapa bambu dikatakan sebagai kumpulan bagi rumput-rumputantan berbentuk pohon atau perdu yang melengkung........... ???

    BalasHapus
  6. sunarti
    L 131 11 294

    mengapa pohon bambu dipakai sebagai simbol senjata dalam merai kemerdakaan dari tangan penjaja.........????

    BalasHapus
    Balasan
    1. razak_unarti
      karna ,, pada waktu itu, masyarakat indonsia di persenjatai dgan menggunakan bambu runcing, untuk melawan para penjajah.

      Hapus
    2. nama : Harman
      stambuk: L 131 11 275
      karna pada zaman dulu pesenjataan belom lengkap sehingga mereka menggunakan bambu runcing sebagai senjata berperang dan merupakan salah satu Lasykar pejuang kemerdekaan

      Hapus
  7. Putri viaritya (L 131 11 255)

    assalamualaikum, wr.wb

    Saya mau tanya tentang pengawatan bambu ? apakah bambu harus diawetkan ? kalau memang harus, bahan apa yang harus digunakan untuk mengawetkan bambu ? Bagaimana cara kerja bahan pengawet tersebut melindungi bambu?

    Balas

    BalasHapus
    Balasan
    1. nama : nurfathoni
      stambuk : l 131 11 300
      ,,,karena bambu, Secara alami bambu memiliki starch atau kadar gula yang tinggi, gula yang ada dalam batang bambu ini merupakan makanan dari larva kumbang bubuk (misanya jenis Dinodorus minutes). Ketika bambu ditebang, induk kumbang menempatkan telurnya disekitar potongan bambu, yang nantinya akan menjadi larva yang menghasilkan bubuk pada bambu.
      ,,,Mengawetkan Bambu menggunakan larutan garam borate, yakni campuran sodium pentaborate dan boric acid.
      ,,,Bahan pengawet borates akan meresap kedalam batang bambu ketika dilakukan proses pengawetan. Borates ini bertindak sebagai racun perut, sehingga ketika larva kumbang bubuk akan mati ketika memakan batang bambu yang telah diawetkan.
      trimakasih

      Hapus
    2. oke terimakasih atas jwbannya ,,

      tapi sy mau bertanya balik ,, menurut saudara apa bedanya pengawet yang saudara bilang sm pngawet yang di bilang sm saudara andika,, bagusan mana ?

      Hapus
    3. Sri Rahayu J Pakaya
      L 131 11 287
      sya ingin mnambahkan sdikit tentang pngawetan bambu, Untuk meningkatkan daya tahan dan performanya bambu dan produk dari bambu perlu diawetkan, baik dengan bahan pengawet yang bersifat kimiawi atau pun tanpa bahan kimia, dengan cara tradisional ataupun yang lebih moderen.

      Hapus
    4. Mohzen
      L 131 11 303

      timbul pertanyaan bagi saya yang seperti apa pengawetan yang secara tradisonal..??

      Hapus
  8. Scrivend Grand Tandawuya
    L 131 10 275
    Pak saya mau tanya ap yang harus kita buat agar perkembangan bambu ini bisa berkembang bagaimana cara melestarikannya?

    BalasHapus
  9. assalamualaikum, wr.wb
    Zuhra
    L 131 11 317

    saya mau tanya tentang pemeliharaan bambu. mengapa dikatakan tanaman bambu memerlukan pemeliharaan namun dalam pelaksanaannya tidak begitu intensif, sehingga tidak merepotkan pemiliknya..?? apakah pemeliharaan yg tidak begitu intensif tdk berpengaruh dalam pertumbuhan tanaman bambu..??

    BalasHapus
  10. Andika
    L 131 11 316
    kalau kt lhat hasil dari bambu ini sangat banyak sekali dan mempunyai kualitas yg tggi....
    pertayan saya...bagai mana prospek kedepan agar pengembangan produk HHNK terutama bambu ini tertangani sehingga nilai dan perananya meningkat untuk mewujudkan kesejatraan masyarakat ...???

    BalasHapus
  11. Andika
    L 131 11 316
    saya jwb per dari Tandawuya....agar bambu ini bsa berkembang kta harus mengurangi penebangan dan bambu yg msi ada mri kt lestarikan menjaga keberadaan bambu serta diiringi dengan melakukan budidaya bambu ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ketika kebutuhan bambu lebih banyak dari kayu, apa yang harus kita lakukan apa kita harus mengulangi sedangkan pesanan untuk kebutuhan bambu juga sangat banyak...

      Hapus
    2. Andika
      L 131 11 316
      kita tdk mengulagi tp bgaimn kta memulai . jika kebutan bambu mkin banyak kita bisa mengadakan budidaya bambu atau kebun bambu dan jg pengusaha pengelolaan bambu pasti ikut, karena jk kebutuhan bambu mkin banyak pasti harga bambu ini jg akan naik...

      Hapus
  12. andika
    L 131 11 316

    saya cb jwb per Putri viaritya...iya bambu harus di awetkan.bahan untuk pengawetan bambu itu biasanya mengunakan TER, ter ini ada tersedia seperti larutan berwarna hitam dan itu bsa di oleskan pada permukan bambu,agar bambu tahan terhadap kelembapan dan air serta tidak di sukai oleh jamur..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih ats jwaban anda atas pertanyaan sy, tp sy masih binggung karena nurfatoni blg pkai garam borate, yakni campuran sodium pentaborate dan boric acid. mnurut anda bgmn itu ? bgusan pkaii mana ?

      terus sy mw bertanya balik Bagaimana cara kerja bahan pengawet (TER) tersebut melindungi bambu?

      Hapus
    2. untuk putri z rasa jawaban" dari andhika n Nurfathoni sudah agak jelas namun kalau mw lebih jelasnya harus ada gambaran dalam hal seperti ini harus diadakannya praktek agar putri lebih mengerti..

      Hapus
  13. SRI WAHYUNI
    L 131 11 269

    Berapa lama bambu yang diawetkan dengan borates bisa bertahan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Brilliando B Setiadi
      L 131 11 268

      Pengawetan bambu dengan borates bisa brtahan hingga puluhan tahun. Berdasarkan penelitian, borates bisa bertahan dalam batang bambu hingga lebih dari 50 tahun..trimakasih

      Hapus
  14. HARIADIN

    L 131 11 267

    1. apakah semua spesis bambu dapat tumbuh ditempat mana saja, dan apakah pertumbuhan bambu dapat terganggu dengan keadaan musim yang tidak menentu..?

    BalasHapus
  15. HARIADIN
    L 131 11 267

    Selain sebagai untuk keperluan pembuatan bangunan dan lain-lain apakah bambu bisa juga digunakan sebagai obat?

    BalasHapus
  16. FRENKY INDRAWAN.KT
    L 131 11 278
    Zuhra_menurut saya pemeliharaan bambu yang tidak begitu intensif tidak terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan bambu tersebut dikarnakan dalam pemeliharaan tanaman ini tidak begitu rumit karena tindakan pemeliharaan tanaman bambu ini hanya memerlukan pemangkasan, penyiangan, pembumbunan, dan pemupukan serta tindakan preventif dengan menjaga kebersihan dan kelembaban secara tidak berlebihan di sekitar rumpun bambu amatlah baik untuk pertumbuhan tanaman bambu.

    Balas...

    BalasHapus
  17. FRENKY INDRAWAN.KT
    L 131 11 278
    PAK,saya ingin brtanya: apakah tumbuhan bambu ini bisa dikatakan sebagai jenis tumbuhan INTOLERAN atau TOLERAN?jelaskan.

    BalasHapus
  18. nama : ari priyatno.m
    stambuk : l 131 11 253

    yang saya tanyakan,usia yang dapat di capai dari tanaman bambu,maksimal berapa tahun??
    trimah kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. FRENKY INDRAWAN.KT
      L 131 11 278

      Ari_Maksud dari prtanyaan anda apakah usia maksimal panen perkebunan atau bagaimana?
      Kalau menurut saya,usia maksimal panen perkebunan bambu itu tergantung dari jenisnya, perkebunan bambu dapat produktif lebih dari 50 tahun. Panen perdana tanaman bambu di perkebunan biasanya dimulai pada usia setelah 5-7 tahun.
      Trima kasih.

      Hapus
    2. super skaliii,, dan trimah kasih atass jawabannya,,

      Hapus
  19. nama : Nur fathoni
    stambuk: L 131 11 300
    pertanyaan: apa manfaat bambu bagi kehidupan manusia,,,,?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Andika
      L 131 11 316
      kwan z nurfatoni sebelum bertanya baca dlu materinya,karena pertanyaan saudara sudah ada di materi lengkap lagi dgan jwbanya

      Pemanfaatan bambu dalam masyarakat atau kehidupan manusia
      a. Kebudayaan (meriam bambu, kentongan, obor)
      b. Konservasi (pencegah longsor, pemecah angin)
      c. Kebutuhan sehari-hari (keranjang, tusuk sate)
      d. Konstruksi (Tiang, pagar, lantai, dinding)
      e. Kerajinan (bahan ukiran, anyaman)
      f. Alat musik (suling, kulintang)
      g. Industri kecil (skala rumah tangga, skala kecil)
      h. Industri besar (pulp dan kertas)
      i. Tanaman hias
      j. Bahan bakar (arang)

      Hapus
  20. Harman
    L 131 11 275

    saya mau tanya dari beberapa jenis bambu di ndonesia, jenis bambu apa yang lebih tahan lama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. brilliando b setiadi
      L 131 11 268
      menurut saya jenis bambu yang lebih tahan lama mempunyai serat yang besar-besar dan rusax sekitar 30 cm ketebalanx 1 cm...

      trimakasih

      Hapus
    2. ari priyatno.m
      L 131 11 253

      Jenis-jenis Bambu yang terdapat di Indonesia diperkirakan sekitar 159 spesies dari total 1.250 jenis bambu yang terdapat di dunia. Bahkan sekitar 88 jenis bambu yang ada di Indonesia merupakan tanaman endemik...

      jenis bambu yang mampu tumbuh 60 cm pe hari,bisa dikatakan jenis bambu yang tahan lama..

      sa ambil contoh adalah bambu, Bambusa arundinacea (Retz.) Wild. (Pring Ori) di Jawa dan Sulawesi..
      trimah kasih..

      Hapus
  21. nama: ABD RASYID
    stambuk: L 131 11 264

    pertanyaan:
    Asal mula tanaman bambu itu dari mana..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. reinaldi l 131 10 417
      tanggapan sy kpd abd rasyid
      Masyarakat Asia - khususnya bagian Timur - sangat akrab dengan bambu sejak berabad lampau. Selain multiguna, bambu juga menjadi bagian dari mitos bangsa Asia.. makasih

      Hapus
  22. selvina nggego
    L 131 11 282
    Sya mau bertanya, knapa pemanenan bambu yang baik itu pada awal atau saat musim kemarau…???
    Tolong jelaskan alasanya……….!!!!

    BalasHapus
  23. selvina nggego
    L 131 11 282
    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari Nur Fathoni.
    Tanaman bambu ini secara umum sangat efektif untuk reboisasi wilayah hutan terbuka atau gundul akibat penebangan karena pertumbuhan rumpun bambu yang sangat cepat dan toleransinya terhadap lingkungan sangat tinggi serta memiliki kemampuan memperbaiki sumber tangkapan air sangat efektif.
    Adapun manfaat daribagian-bagian bambu yaitu :
    1. Akar
    Akar bambu, selain sebagai penahan erosi guna mencegah bahaya kebanjiran, juga dapat berperan dalam menangani limbah beracun akibat keracunan merkuri dengan cara menyaring air yang terkena limbah tersebut melalui serabut-serabut akarnya. Selain itu, akar bambu juga mampu melakukan penampungan mata air sehingga bermanfaat sebagai sumber penyediaan air sumur.
    2. Batang
    Batang bambu yang masih bulat dapat dimanfaatkan untuk komponen bangunan rumah seperti dinding, atap, lantai, pintu jendela, dan tiang; juga sebagai komponen konstruksi jembatan, pipa, saluran air dsb. Batang bambu yang sudah dibelah banyak dimanfaatkan untuk industri kerajinan tangan dalam bentuk anyaman atau ukiran, perabot rumah tangga, dll. Batang bambu bulat dan belah banyak dimanfaatkan oleh industri furniture seperti meja, kursi, lemari rak dan tempat tidur.
    3. Daun
    Di beberapa daerah, daun bambu merupakan obat tradisional untuk mengobati demam/panas pada anak-anak. Hal ini disebabkan daun bambu mengandung zat yang bersifat mendinginkan sehingga panas dalam dapat dengan mudah diredakan.
    Mungkin masih banyak lagi manfaat bambu bagi manusia………..
    Thanks……..

    BalasHapus
  24. Inria R Tedongku
    L 131 11 288

    Pertanyaan : mengapa bambu sering di artikan sebagai tumbuhan yang mengandung unsur mistis, dan sering digunakan sebagai alat ritual kebudayaan tertentu..? apakah ada sejarah yang menyangkut hal tersebut..?

    BalasHapus
  25. Inria R Tedongku
    L 131 11 288

    Melihat komoditas bambu yang melimpah dan cara bertahan hidup bambu yang kuat,, apakah bambu adalah komoditas yang tidak akan punah? walaupun melihat akan kebutuhan akan bambu yang terus meningkat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ambo Elli
      L 131 11 299
      Mungkin jika bambu terus di ambil dari hutan, mungkin bambu akan cepat habis. Dan jika hanya karena gangguan alam, mungkin itu akan hanya brpengaruh kecil, karena banyak survei rumpun bambu dapat meyerap CO2 3X lebih banyak dari pohon lain dan bisa bertahan hidup meski cuaca extreme...

      THANKS

      Hapus
  26. Moh. Azwar
    L 131 11 329

    saya ingin bertanya, dari segi Ekologi dikatakan bahwa Bambu adalah tanaman dengan laju pertumbuhan tertinggi di dunia.
    Nah pertanyaan saya, adakah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan bambu,..? kalau ada tolong disebutkan apa saja faktor-faktor yang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan bambu tersebut.

    BalasHapus
  27. sulfriana porombi
    L 131 11 245

    apakah bambu dapat juga berperan seperti pohon dari semua aspek manfaat pohon secara menyeluruh....!!!!!

    BalasHapus
  28. Zulvia S. Kasad
    L 131 11 251


    diatas dijelaskan bahwa metode pengawetan bambu dengan menggunakan bahan kimia yg umum dilakukan adalah metode dengan merendam, dengan bahan pengawet wolmanit CB, TCB, ACC atau asam borak..
    yang saya mau tanyakan apa-apa saja yang dilakukan atau bahan apa saja yg digunakan untuk mengawetkan bambu tanpa menggunakan bahan kimia...???

    BalasHapus
  29. Oisman modingge
    L131 11 321

    alat-alat apa saja yang di gunakan untuk untuk dapat memproduksi bambu untuk jadi barang kebutuhan dan bernilai harga tinggi

    BalasHapus
  30. FRIZON.Lagole
    L 131 11 249

    saya mw bertannya,tumbuhan bambu bisa bertahan hidup pada pada ketigian berapa kilometer dari permukaan air laut...

    BalasHapus
  31. Stevandi Tindika
    L 131 11 258

    Berdasarkan sistem percabangan rimpang, genus-genus bambu tersebut di kelompokan menjadi dua bagian pertama, genus yang berakar rimpang dan tumbuh secara simpodial............

    yang saya tanyakan di sini yaitu apa yang di maksudkan tumbuh secara simpodial...........?

    BalasHapus
  32. CANDRA S
    L 131 11 314

    mengapa belum ada ketentuan dosis dalam proses pemupukan bambu ?? dan untuk rebung yang lbih baik,mengapa proses pemupukan di lakukan di awal dan akhir musim hujan saja,tidak pada musim-musim lain ??

    BalasHapus
  33. abd.rifai
    L 131 11 283

    ada dua jenis burung walet yang di kenal di indonesia
    yaitu walet hitam dan putih. coba anda jelaskan kualitas yang terbaik dan bisa meningkatkan harga jual dipasaran yang sangaat tinggi.
    yang z tanyakan kualitas walet mana yang sangaat baik untuk di budidayakan dalam meningkatkan harga jual.
    terimakasi.smoga pertanyaanku bisa dimengerti.

    BalasHapus
  34. Karhin Tasir L 131 11 315
    tiru merupak hasil hutan non kayu jga dari bambu disislain yg membedakan dari kualitas bahan nya yg membedakan itu apa dari segi kualitas bambu atau sektor lain yg menyebabnya

    BalasHapus
  35. apa kekurangan dan kelibihan jika kita mengawatkan bambu dengan menggunakan bahan kimia??
    apa kekurangan dan kelibihan jika kita mengawatkan bambu dengan tidak menggunakan bahan kimia??
    MUSTAKIM
    L 131 11 302

    BalasHapus
  36. Erna vidiawati
    L 131 11 274
    sya mw bertanya, sy pernah mendengar pada suatu derah bambu digunakan sebagai bahan pokok untuk pembuatan rumah, yang dimana bambu di kategorikan hampir sama dg kayu, dari segi kekuatanya. yg sy mw tanyakan apa yang membuat bambu bisa menjadi batang yg bgitu kuat jika dibandingkan dengan kayu..padhal bambu itu memiliki rongga dalam batangnya ?!

    BalasHapus
  37. nama; RIZMANTO. RAHMAN
    stambuk; L 131 11 323
    pertnayaan saya: JENIS BAMBU APA YANG MEMPUNYAI KUALITAS TINGGI,UNTUK DI JADI KAN BAHAN KERAJINAN DAN MEMPUYAI HARGA JUAL YANG TINGGI,,,?

    BalasHapus