Konon seorang penjual gorengan sedang memangkal
di bawah pohon rindang. Pria separuh
baya itu tampak sibuk dengan adonan yang akan dimasak ke dalam kuali yang mendidih.
Gorengan yang sudah matang pun tersusun rapi di atasnya. Seketika, muncul orang berbadan tegap, kumis
tebal, dan pedang di pinggang. Dari sikapnya,
ia seorang jawara yang ditakuti. Dengan angkuh,
ia santap gorengan itu dan berlalu begitu saja.
Penjual gorengan menegurnya agar dibayar
dahulu. Namun lelaki itu mengeluarkan
pedang lalu menyayat lengannya tanpa tergores sedikit pun. Si penjual tampak tenang, kemudian
mencelupkan tangan ke dalam kuali sambil membolak-balik gorengan.




