Rabu, 29 Agustus 2018

BURUNG-BURUNG ‘ELANG API’ DENGAN SENGAJA BAKAR HUTAN DI AUSTRALIA


Sebuah studi baru mengungkapkan fakta menarik soal kebakaran hutan yang sering terjadi di Australia. Penelitian tersebut mengatakan kebakaran di negara Kangguru itu tidak hanya disebabkan oleh gelombang panas, petir, ataupun manusia, melainkan burung pemangsa.
Sebenarnya perilaku burung pemangsa ini sudah lama diketahui oleh penduduk asli Australia, orang Aborigin. Namun, para peneliti menganggap perilaku tersebut tidak ada.  Sampai akhirnya, sebuah studi yang dipublikasi di Journal of Ethnobiology, Desember 2017, membuktikan bahwa ternyata ada burung pemangsa yang suka membakar hutan.
Ada tiga jenis burung pemangsa yang ternyata memiliki perilaku arsonis (suka membakar suatu barang), yaitu Black Kite (Milvus migrans), Whistling Kite (Haliastur sphrenurus), dan Brown Falcon (Falco bergora). Para peneliti lalu menyebut ketiganya sebagai firehawk raptors.

Rabu, 22 Agustus 2018

PENELITIAN: KURANG TIDUR BERAKIBAT KEMATIAN DINI

Ilustrasi kurang tidur sumber: eramuslim.com
Tidur adalah kebutuhan penting bagi manusia. Setelah lelah melakukan segudang aktivitas seharian, maka tidur menjadi semacam alat ‘charge’ untuk memulihkan kembali kondisi tubuh. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa kekurangan tidur bisa berakibat pada kematian dini. Wah?
Berdasarkan temuan yang dipresentasikan dalam Journal of American Heart Association ini berdasarkan penelitian pada 1.344 orang dewasa yang dipilih secara acak untuk studi tidur di Pennsylvania. Usia rata-rata peserta adalah 49 tahun dan 42 persen peserta penelitian adalah laki-laki.
Mereka direkrut untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan menghabiskan satu malam di laboratorium tidur.  Lebih dari 39 persen peserta penelitian ditemukan memiliki setidaknya tiga faktor risiko penyakit jantung, yang bila digabungkan bersama maka dikenal sebagai sindrom metabolik.

HASIL PENELITIAN: SUAMI TERBAIK ADALAH PRIA BERJENGGOT


Beruntunglah Anda para wanita dengan suami yang memilih memelihara jenggot. Sebab, menurut studi yang dipublikasikan oleh Journal of Evolutionary Biology, diketuai oleh Barnaby Dixson, pria berjenggot lebih setia dalam menjaga komitmen ketimbang pria yang tidak berjenggot.
Studi mengungkapkan alasan berlandaskan logika selama waktu eksperimen berlangsung.  Hasilnya, pria berjenggot memiliki karakter maskulin dan feminin yang proporsional.Ternyata, dua karakter pria tersebut membuat banyak wanita jatuh hati dan terpikat.
Sebab, menurut sebagian besar responden wanita, mereka tidak suka memiliki pasangan yang terlalu feminin atau terlalu maskulin.  Selain itu, jenggot mengindikasikan testosteron dan itu merepresentasikan kejantanan pria yang tangguh sehingga membuat banyak wanita tergila-gila.
Lalu, bagaimana dengan pria yang tidak berjenggot dan lebih nyaman dengan wajah tanpa ditutupi oleh rambut tebal?

PELAJARAN CINTA


Memang tidak mudah. Sebab tidak karena kamu mencintai, lalu hendak memberi, atau kamu menebar pesona kematanganmu melalui itu, maka cintamu berbalas. Fakta itu mungkin pahit. Tapi begitulah adanya: kadang-kadang kamu harus belajar menepuk angin, bukan tangan lain yang melahirkan suara cinta.
Sebabnya sederhana saja. Cinta itu banyak macamnya. Ada cinta misi: cinta yang memang kita rencanakan sejak awal. Cinta ini lahir dari misi yang suci, didorong oleh emosi kebijakan dan didukung dengan kemampuan memberi. Misalnya cinta para Nabi kepada umatnya, atau guru kepada muridnya, atau pemimpin pada rakyatnya, atau ibu kepada anaknya. Jiwamu dan jiwa orang yang kamu cintai tidak mesti bersatu. Cinta ini sering tidak berbalas. Bahkan sering berkembang jadi permusuhan. Lihatlah bagaimana nabi-nabi itu dimusuhi umatnya, atau pemimpin yang baik dibunuh rakyatnya, atau guru yang dilupakan murid-muridnya.

MENGAPA KUCING SELALU BISA TEMUKAN JALAN PULANG KE RUMAH?

Ilustrasi Kucing Sumber: Winnetnews.com
Tentu banyak dari kita sering mendengar kisah kucing-kucing yang dibuang jauh dari rumah masih bisa kembali keesokan harinya. Meski banyak yang mengatakan ini ada kaitannya dengan hal-hal gaib, ternyata ada penelitian yang bisa menjelaskan fenomena tersebut.
Salah satu kisah kucing kembali pulang ke rumah dialami oleh keluarga Hicks dari Australia. Pada tahun 1978, kucing persia bernama Howie tertinggal saat keluarga Hicks berlibur.
Namun, 12 bulan kemudian, Howie muncul di rumah keluarga Hicks. Dari tempat mereka berlibur hingga ke rumah mereka, Howie ditaksir berjalan sejauh 1.609 kilometer melewati daratan gersang Australia yang terkenal berbahaya. Bagaimana Howie bisa melakukan hal itu?