Kamis, 13 Juli 2017

Kriteria Istri Kedua

Cantik. Muda. Berpendidikan. Berpenghasilan.  Demikian rata-rata kriteria perempuan yang akan dijadikan istri kedua, entah ia masih gadis ataupun janda. Berbeda dengan istri pertama yang sederhana, polos, lugu; biasanya istri kedua bertolak belakang dari istri pertama.
Benarkah?
Polemik Poligami
Persoalan poligami akan selalu pro kontra, tak akan pernah ada kata sepakat, apalagi bila pendapat lelaki dan perempuan dibenturkan. Perempuan beranggapan lelaki mau enak sendiri, lelaki beranggapan  perempuan tidak memahami syariat. Persoalan semakin pelik jika poligami sudah melibatkan kontak emosi terlalu jauh : seorang suami yang tidak dapat curhat kepada istrinya lalu menemukan perempuan lain yang kebetulan cocok menjadi teman curhatnya. Atau, seorang suami menemukan istri yang selama ini diimpikannya, hal yang tidak didapatkannya dari istri pertama.

Senin, 29 Mei 2017

KOMUNIKASI SEMUT DAN BAKTERI (BIOLUMINESENSI)

Cara berkomunikasi pada hewan berfungsi untuk mempertahankan diri  dari predator, untuk mendapatkan makanan atau fungsi lainnya.  Cara hewan berkomunikasi secara efektif dapat menentukan hidup dan mati mereka.  Dalam berkomunikasi hewan mengunakan komunikasi secara visual, mengirimkan sinyal atau suara, mengunakan gesture atau lainnya.
Komunikasi semut
Seperti halnya manusia, koloni semut mempunyai pembagian tugas yang spesifik.  Terdapat semut patroli yang mencari sumber makanan dan semut pengambil makanan yang mengambil makanan didapatkan serta semut pembersih yang membersihkan sarang dari semut yang mati.  Bagaimanah mereka tetap terorganisasi dan bagaimana mereka berkomunikasi.  Semut tidak mempunyai komandan yang mengatur mereka, namun faktanya semut dapat berkomunikasi antar mereka dan melakukan Sesuatu yang harus dilakukan.  Menurut Prof Deborah, koloni semut dijalankan tanpa banyak kontrol sosial, tanpa manajemen, tanpa hirarki dan tanpa ada yang memutuskan apa yang harus dilakukan.

Selasa, 23 Mei 2017

PERILAKU MAKAN DAN KONSERVASI BURUNG ANGSA BATU TOPENG (Sula dactylatra Lesson, 1831)



Perilaku makan adalah penampakan tingkah laku dalam kaitanya dengan aktivitas makan. Aktivitas makan itu sendiri merupakan bagian dari aktivitas harian. Perilaku makan pada makhluk hidup mencakup semua proses konsumsi bahan makanan yang bermanfaat dalam bentuk padat atau cair. Perilaku makan binatang bervariasi baik lamanya makan maupun frekuensi tingkah laku pada saat makan (Hailman 1985). 
Perilaku makan merupakan salah satu perilaku yang penting bagi satwa liar, perilaku makan akan menentukan kelestarian satwa liar baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu jenis satwa liar yang kelestariannya tergantung pada perilaku makannya, yaitu burung angsa batu topeng.  Angsa batu topeng merupakan salah satu predator laut yang perilaku mencari makannya sangat bergantung pada distribusi, Kelimpahan dan keandalan mangsanya.

Sabtu, 11 Februari 2017

MENIKMATI RIZQI



Makanan lezat dapat diburu, hidangan mahal dapat dibeli. Untuk menikmati racikan seorang Chef Bintang Lima Michelin di Kota Paris, kita harus mengajukan reservasi jauh-jauh hari, dengan uang pangkal yang cukup untuk biaya hidup di Yogyakarta selama berbulan tanpa ngeri.
Tapi nikmatnya makan adalah rizqi, Allah Yang Maha Memberi lagi Membagi.
Seorang bapak di Gunung Kidul yang mencangkul sejak pukul 07.00 pagi, di jam 10.30 didatangi sang istri. Sebuah bakul tergendong di punggungnya, dengan isi amat bersahaja. Nasi ketan bertabur parutan kelapa. Sementara cereknya berisi teh panas, wangi, sepet, kenthel, dan legi.

Kamis, 26 Januari 2017

KENAPA TULISAN ”AMBULANCE” DI BAGIAN DEPAN MOBIL AMBULAN TERBALIK?

Pernahkah Anda berpikir mengapa mobil ambulan bagian depannya terdapat tulisan yang terbalik yakni “ECNALUBMA”?Sebenarnya jika dibalik, tulisan itu akan membentuk kata ‘AMBULANCE’, lalu mengapa dibalik?
Mobil ambulan merupakan mobil yang berguna sebagai pelayanan terhadap masyarakat, yang bertujuan untuk membawa pasien yang dalam kondisi kritis ke rumah sakit. Keberadaan mobil ambulan ini sangatlah penting sebagai alat pertolongan bagi masyarakat.
Karena mobil ambulan biasanya membawa pasien dalam kondisi kritis, maka mobil tersebut harus melaju dengan kecepatan tinggi. Tak jarang mobil tersebut membunyikan sirine agar mobil yang lain menyadari ada pasien yang sedang kritis.